Sabtu, 10 Maret 2012

1 Maret 2012

Alhamdulillahirabbilalamin
Itu yang bisa ku ucapkan sekarang. Hari ini tepat 18 tahun aku hidup di dunia ini. Sudah cukup banyak pengalaman dan kejadian si muka bumi ini yang aku alami dan ku lihat dengan kedua bola mata dan panca indera lainnya yang lengkap Allah kasih kepada ku. Terus terang, saat ini air mataku mengalir. Aku merasa sudah 18 tahun tapi tak juga kunjung menjadi manusia yang lebih baik. Semakin ke sini aku semakin merusak bumi, semakin memikirkan dunia, semakin berani melawan orang tua, dan semakin menentang aturan-aturan Allah. Ya Allah, maafkan aku. Ya Allah, maafkan aku. Ya Allah, maafkan aku. Entah berapa lama lagi Engkau memberikan nafas ini kepada ku. Entah kau jadikan apa aku suatu saat nanti. Entah apa yang semua Engkau berikan ini atas dasar sayang Engkau terhadap hambamu ini atau atas dasar ketidakpedulian Engkau terhadap hambamu yang hina ini. Ya Allah kalau boleh hamba mengharap, meminta, dan memohon kepadamu. Izinkanlah Ya Allah hamba membahagiakan kedua orang tua hamba. Izinkanlah hamba menjadi seorang pemimpin besar suatu saat nanti. Izinkanlah hamba dapat mengabdi kepada agama, bangsa, dan negara hamba. Ya Allah berilah pertolongan mu semua untuk hamba, agar hamba dapat melewati Ujian Nasional tahun ini dengan baik dan memuaskan. Dan masukkanlah hamba ke PTN yang hamba inginkan dan Engkau ridhoi. Itulah secercah harapan hamba di usia 18 tahun ini. Semoga Allah selalu melindungi hamba, kedua orang tua hamba, adik-adik hamba, dan nenek hamba, serta seluruh kaum muslimin dan muslimat di mana pun mereka berada. Terimakasih  Ya Allah, Terimakasih Ya Allah, Terimakasih Ya Allah.


1 Maret 2012

Sabtu, 31 Desember 2011

Kenangan 2011 Dan Resolusi 2012


Assalamualaikum nyak, babe, ncang, ncing, temen-temen sebaye nih (kok jadi kayak opening  ngelenong) haha... udah lama ya ga nge-blog, yah maklum lah, setiap buka blog ini seperti ada sesuatu yang menganjal gitu. Sesuatu banget ya.... oh ya sekarang gw mau posting kenangan dan resolusi nih di tahun 2011 dan 2012 . kita akan buat kayak astrologi aja ya, itu loh ramalan bintang yang kayak di majalah-majalah *ini gw yang ga tau apa lu sih? Sebelumnya maaf kalo ga lucu atau menarik, maklum sebenernya lagi kurang mood menulis hehe
Kita mulai dari Kenangan di 2011
Umum:  secara keseluruhan 2011 adalah tahun yang menyenangkan buat gw. Di tahun ini  pulalah gw bersenang-senang selama belajar di 78. Ya ini serius, belajar di 78 tidak seperti yang anda bayangkan. Tegang, kerja keras, bating tulang, banting meja, banting pintu (sudah kelewatan), atau bercucuran air mata, keringat, darah, dll (makin kelewatan). Ok tidak seperti itu, semua baik-baik saja sayang (wali mode on). Pokoke 2011 is the best!
Asmara  : Gw agak males ngomongin ini. Maaf, gw ga mau mengungkit-ungkit lagi yang pasti 2012 harus lebih baik lagi. Just do it. Yang pasti dia pernah jadi yang terindah dan tetap terindah. Banyak yang nanya kenapa semua kenangan itu ga dihapus aja. Itu salah besar menurut gw, karna bagaimana pun itulah kenangan dan biarkan ia tetap menjadi kenangan.
Karier    : Secara keorganisasian di tahun 2011 memang cukup membanggakan buat gw. Gw bisa menempati posisi Ketua Umum Majelis Perwakilan Kelas SMAN 78 JAKARTA. Mudah-mudahan bisa menjadi amal dan pengalaman yang berharga buat gw nantinya.
Keuangan : Keuangan stabil

Sekarang Resolusi 2012
1.      Menjadi manusia yang lebih baik lagi di semua aspek kehidupan
2.      Allah panjangkan umur Ayah, Ibu, Adik-adik, Nenek, dan Saya
3.      Allah rahmati dan lindungi segala aktivitas di 2012
4.      Allah mudahkan untuk menimba ilmu menhadapi UN dan SNMPTN
5.      LULUS UN (AMIN)
6.      Allah luluskan di fakultas Hukum UGM dan UI (AMIN)
7.      Allah mudahkan rizki keluarga kami
8.      Allah sehatkan kami sekeluarga
9.      Allah kabulkan semua permohonan kami (AMIN)
Semoga Allah mengabulkannya Amin....
Ok segitu aja, mudah-mudahan 2012 lebih baik lagi lagi!!!
Selamat Tahun Baru 2012

Fadhel MR

Sabtu, 05 November 2011

Jati diri, Keegoisan, dan Realita

Sebuah karya yang memperlihatkan jati diri, keegoisan, dan mimpi anak-anak muda.


Psikopat

Karya  : Fadhel Maulana Ramadhan

Aku manusia
Berpijak di atas kaki sendiri
Aku manusia
Coba gapai mimpi atas ambisi
Aku manusia
Egois, pesimis

Tapi, di balik itu semua
Aku manusia
Bisa bunuh siapa saja
Bukan dengan tangan tapi kecerdikan

Aku manusia
Tidak kenal kata teman, sahabat, bahkan kolega
Aku manusia
Hanya kenal kata musuh

Aku manusia
Atas itu semua



Korupsi di Muka Pahlawan

Ini adalah jeritan hati saya, jeritan seorang pelajar, pemuda, dan insan manusia yang mungkin terlalu terkejut menerima warna hitam dalam hidup ini. Apalagi warna hitam itu ada di muka seorang pahlawan tanpa tanda jasa yang notabene harus dan memang wajar jika di hormati. Tapi, inilah faktanya, kita mau tidak mau harus terima kenyataan ini. Kenyataan yang begitu pahit bagi saya. Saya hanya berharap, pengalaman ini bukan keadaan pada umumnya di institusi yang memupuk generasi muda ini. Amin.

Korupsi
Karya : Fadhel Maulana Ramadhan

Salahkah?
Sengaja membutakan mata ini
Salahkah?
Sengaja mentulikan telinga ini
Salahkah?
Sengaja membeton hati ini

Atau,

Benarkah?
Membiarkan setan menari dengan lincahnya
Benarkah?
Membiarkan bau busuk tercium dengan vulgarnya
Benarkah?
Membiarkan generasi ini hancur dengan indahnya

Salahkah?
Atau
Benarkah?
Tuhan

Jumat, 18 Maret 2011

Nabi Muhammad SAW itu telah diramalkan dalam banyak cara, dan sejak ia muncul selalu membawa banyak bukti nyata, karena seluruh hidupnya dari awal sampai akhir adalah sebuah keajaiban yang besar. Dia berjuang dan selalu menang melawan orang-orang aneh. Tanpa belajar dari manusia, ia mengajarkan kebijaksanaan tertinggi. Ia meluluhkan hati yang membatu, dan mengokohkan hati yang lembut. Dalam setiap perkataan dan perbuatannya, orang yang bermata jeli dapat melihat peranan tangan Allah. Namun orang-orang yang skeptis menyebutnya sihir, sulap, atau ilmu gaib.

Senin, 13 Desember 2010

Demokrasi Kita Demokrasi Indonesia

Oleh : Fadhel MR

Seminggu ini istilah itu yang sering bahkan terlalu sering saya dengar. Bagaimana tidak? DIY atau yang sering kita sebut Yogyakarta ini belakangan ini selalu menjadi bahan berita baik di televisi, radio, dan surat kabar. Dari berita-berita tersebut kebanyakan berjudul "Yogyakarta Menggugat". Saya yakin anda sudah tau apa masalahnya sampai-sampai puluhan ribu orang memadati kantor DPRD untuk mengikuti rapat terbuka pernyataan sikap para anggota dewan. Ini berawal dari rencana pemerintah yang katanya ingin menegakkan pilar-pilar demokrasi di Yogyakarta. Sebetulnya saya agak geli mendengar rencana ini. Apakah selama ini Yogyakarta mempunyai masalah dengan sistem kesultanan mereka? Orang lagi adem ayem kok malah digangguin begitu kata yang keluar dalam benak saya. Ditambah lagi dengan pernyataan pak SBY mengenai demokrasi itu tidak dapat bertabrakan dengan monarki. Pertanyaan saya, apa yang bertabrakan? Monarki macam apa yang dimaksud? Toh, Yogyakarta bukan monarki absolut. Selama ini Yogyakarta mempunyai DPRD toh, partai-partai menjamur toh, Hak Asasi Manusia ditegakkan toh, dan siapa saja boleh mengeluarkan pendapat toh? Jadi, apa yang bertabrakan? Demokrasi mana yang tidak dijalankan? Apakah pemerintah mau menjalankan demokrasi murni? semurni-murninya? Kalo iya, saya akan tertawa terbahak-bahak. Asal anda tahu, di negara manapun saya rasa tidak ada negara yang menjalankan suatu paham secara murni? Sekarang saya tanyakan, apakah ada sampai sekarang yang masih menganut sistem ekonomi kapitalis murni? Tidak ada, bahkan Amerika akhirnya terseok-seok dengan paham kapitalis mereka itu dan sekarang mereka secara tidak langsung tidak lagi memakai sistem kapitalis murni melainkan campuran. China? Dengan paham sosialis mereka? Sekarang, akibat mereka banyak mengadopsi paham dari kapitalis secara tidak langsung, mereka menjadi salah satu negara yang disegani. Begitu pula dengan demokrasi. Tidak ada yang murni. Mengapa? Karena demokrasi itu dapat dikatakan demokrasi apabila sistem demokrasi itu dijalankan sesuai kondisi dan keadaan di suatu wilayah itu. Maka, kalau kita mau buat demokrasi buatlah demokrasi Indonesia yang tetap memegang nilai-nilai sejarah yang arif. Mengapa Yogyakarta dinamai Daerah Istimewa Yoyakarta? Tentu karena ada sesuatu yang Istimewa disitu. Itulah sistem pemerintahan yaitu Kesultanan. Kalo pemerintah mau menciptakan demokrasi semurni-murninya lalu mengapa tidak juga menetapkan pemilihan langsung untuk Walikota Jakarta? Pasti dijawab karena Jakarta adalah Daerah Khusus Ibu Kota. Yaaa begitu juga dengan Yogyakarta. Kalo gitu, jangan-jangan nanti ada juga yang menuntut agar Aceh memakai hukum negara dan bukan hukum agama Islam yang selama ini dilakukan di Aceh. Lalu mulai lagi pemberontakan, Mulai lagi perang bertahun-tahun, stabilitas negara terganggu, perdamaian susah untuk diciptakan lagi, orang hidup susah karena perang, ayah ditembak di depan anaknya. Ah, terlalu banyak resikonya hanya karena opini-opini para intelektual kita yang Seharusnya menjadi pencerah tetapi malah menjadi orang yang memanipulasi ilmu dan hanya karena para penguasa egois yang mengatasnamakan menciptakan keadilan dan demokrasi di negeri ini. Saya sangat mendukung akan adanya demokrasi tetapi marilah kita melihat dengan sudut pandang yang bijak. Mari kita pelajari dengan seksama apa arti Daerah Istimewa yang disematkan pada Yogyakarta. Mari kita hargai nilai-nilai sejarah bangsa kita sendiri, dan mari kita melepaskan keegoan dari opini kita masing-masing. Semoga bangsa kita ini dapat menjadi bangsa yang bijak, arif, dan adil. Ingat! Demokrasi kita demokrasi Indonesia

Sabtu, 13 November 2010

Secarik Kertas Dari Seorang Teman

Gw dapetin ini dari teman gw Fathir asal Kuala Lumpur pada saat gw ikut Conference Social, Education, and Culture Meeting di Bangkok. Pada saat itu, malamnya gw keluar ke depan kamar hotel berdua sama Fathir sambil ngobrol ngarol ngidul. Bukan topiknya aja yang buat pembicaraan jadi ngarol ngidul tapi disini kita berbicara antara dua insan yang menggunakan bahasa yang berbeda. Kita berdua sebetulnya ingin tetap menggunakan bahasa kita masing-masing karna tidak jauh berbeda dan kita masih merasa satu rumpun. Tapi harus kita akui bahwa bahasa kita ternyata banyak berbeda dan jadinya gw agak terkesan geli mendengarkan obrolan gw sama Fathir yang tak kunjung nyambung. Akhirnya gw janjikan kita memakai bahasa Inggris sebagai pemersatu kita sebagai insan yang terdaftar dalam era Globalisasi. Sesampainya didepan kolam renang gw sama Fathir duduk dipinggir kolam renang (dan untungnya manusia-manusia disana tidak menganggap kami pasangan HOMO atau mereka malah yakin bahwa kami adalah pasangan HOMO dan mereka berusaha untuk terkesan bersikap biasa untuk menghargai kami yang mereka anggap sedang memadu kasih. Entahlah…) dan setelah berbicara berbagai topic sampailah kami pada topik cinta. Gw menceritakan masalah gw yang pernah trauma mengenai cinta dan tidak mau lagi mengenal (cinta pada saat itu). Dan Fathir juga menceritakan masalah pribadinya yang cukup serius karena dia suka sama seorang perempuan dan perempuan itu juga suka sama dia tapi saying orang tua mereka melanggar mereka untuk berpacaran (Malaysia dikenal lebih taat terhadap hukum Agama Islam). Pembicaraan kami terhenti karena ada kamtib (Bukaaaan…) tapi pembicaraan kami terhenti karena waktu udah menunjukkan jam 11 malam dan kami sudah terlihat lelah karena dari pagi aktivitas diskusi cukup padat. Besok paginya pada saat sarapan Fathir menemui gw yang lagi makan dengan lahapnya. Dia menyodorkan sebuah kertas dan hanya mengatakan "maybe this is can help you" dan langsung meninggalkan gw (Terkesan seperti malaikat Jibril memberikan wahyu) gw lanjutin makan gw dang w naik ke atas, sampai di kamar gw langsung tiduran (bukan tidur) dan melihat isi dari kertas itu dan inilah isi dari kertas itu:


BERBAGAI BAHASA DI DUNIA YANG MENGATAKAN "AKU SAYANG KAMU"

Afrikaans - Ek het jou lief
Albanian - Te dua
Arabic - Ana behibak (to male)
Arabic - Ana behibek (to female)
Armenian - Yes kez sirumen


Bangla - Aamee tuma ke bhalo aashi
Belarusian - Ya tabe kahayu
Bulgarian - Obicham te

Cambodian - Soro lahn nhee ah
Cantonese Chinese - Ngo oiy ney a
Catalan - T'estimo
Cheyenne - Ne mohotatse
Chichewa - Ndimakukonda
Corsican - Ti tengu caru (to male)
Creol - Mi aime jou
Croatian - Volim te
Czech - Miluji te

Danish - Jeg Elsker Dig
Dutch - Ik hou van jou

English - I love you
Esperanto - Mi amas vin
Estonian - Ma armastan sind
Ethiopian - Afgreki'

Farsi - Doset daram
Filipino - Mahal kita
Finnish - Mina rakastan sinua
French - Je t'aime, Je t'adore

Georgian - Mikvarhar
German - Ich liebe dich
Greek - S'agapo
Gujarati - Hoo thunay prem karoo choo


Hawaiian - Aloha wau ia oi
Hindi - Hum Tumhe Pyar Karte hae
Hungarian - Szeretlek

Icelandic - Eg elska tig
Indonesian - Saya cinta padamu
India - Tumhe Pyar Kar Taho
Irish - Taim i' ngra leat
Italian - Ti amo


Japanese - Aishiteru

Kannada - Naanu ninna preetisuttene
Korean - Sarang Heyo


Latin - Te amo
Latvian - Es tevi miilu
Lebanese - Bahibak
Lithuanian - Tave myliu

Malay - Saya cintakan mu
Mandarin Chinese - Wo ai ni
Moroccan - Ana moajaba bik


Norwegian - Jeg Elsker Deg

Persian - Doo-set daaram
Pig Latin - Iay ovlay ouyay
Polish - Kocham Ciebie
Portuguese - Eu te amo

Romanian - Te ubesk
Russian - Ya tebya liubliu

Serbian - Volim te
Sindhi - Maa tokhe pyar kendo ahyan
Slovenian - Ljubim te
Spanish - Te quiero / Te amo
Swedish - Jag alskar dig
Swiss-German - Ich lieb Di


Tagalog - Mahal kita
Taiwanese - Wa ga ei li
Tamil - Nan unnai kathalikaraen
Thai - Chan rak khun (to male)
Thai - Phom rak khun (to female)
Turkish - Seni Seviyorum

Ukrainian - Ya tebe kahayu
Urdu - mai aap say pyaar karta hoo


Vietnamese - Anh ye^u em (to female)
Vietnamese - Em ye^u anh (to male)

Itulah isi dari secarik kertas itu dan semoga bermanfaat yaaa