Rabu, 28 Oktober 2015
Jumat, 16 Oktober 2015
Sesat Pikir
Pada akhirnya saya harus tidak memperdulikan kamu.
Karena saya tahu tidak ada gunanya .
Apapun yang saya lakukan akan selalu salah di matamu.
Kamu sudah punya konstruksi berfikir yang sesat.
Kamu generalisasikan satu tindakan saya Lalu kamu konotasikan menjadi hal yang buruk setelah itu kamu bandingkan dengan "dia" yang menurutmu selalu melakukan hal yang lebih baik dan finally kamu ciptakan stigma di otakmu bahwa saya adalah orang yang buruk, sebaik apapun saya, setulus apapun niat saya.
Kamu akan terus menanamkan sebuah hal bahwa saya beserta tindakan saya adalah buruk.
Nice! Teruskanlah imajinasi prasangkamu. Selamat bersenang2 dengan perbandingan kebaikan dia dan keburukan saya.
Jumat, 09 Oktober 2015
Terpaan
Setiap kali rindu menerpa
Setiap itupun aku hadir langsung untuk diriku untuk mengatakan "Tahu diri lah"
Lalu niat itu hapus, sadar, dan hanya berdoa semoga ia selalu dalam keadaan sehat wal afiat
Depok, 9 Oktober 2015
Setiap itupun aku hadir langsung untuk diriku untuk mengatakan "Tahu diri lah"
Lalu niat itu hapus, sadar, dan hanya berdoa semoga ia selalu dalam keadaan sehat wal afiat
Depok, 9 Oktober 2015
Langganan:
Komentar (Atom)